Senin, 19 September 2016

Microsoft Edge Masih Tetap Browser Yang Hemat Batterai


Sebelumnya juga Microsoft pernah membandingkan berbagai macam Browser (Mozilla,Microsoft Edge,Chrome,Opera) untuk melakukan test ketahanan baterai (Daya Tahan),bahkan Microsoft sampai memberikan peringatan bagi pengguna browser Chrome untuk beralih ke Microsoft Edge karena  membuat baterai kamu cepat habis.



Ada Video Untuk Menunjukan Betapa Hebat Microsoft Edge Soal Daya Tahan Baterai




Kini setelah mendapatkan Windows 10 Anniversary Update,Microsoft kembali melakukan eksperimen seperti sebelumnya untuk menguji ketahanan baterai pada browser yang sama (Mozilla,Microsoft Edge,Chrome,Opera).


Hasilnya Microsoft Edge masih tetap paling hemat batterai dengan ketahanan hingga 8 Jam lebih,untuk Chrome dan Opera juga mendapatkan update yang cukup signifikan hal ini karena dibuktikan dengan peningkatan daya tahan yang lebih baik dari uji coba sebelumnya,sedangkan untuk Firefox sepertinya tidak menunjukan peningkatan yang berarti


Untuk Video Bagian Ke 2 Ada Disini 

Bagian 1



Bagian 2




Via : Winpoin









Paten Baru Microsoft : Sensor Sidik Jari Menyatu Dengan Layar


Sepertinya saya melihat ada yang baru dari microsoft,kalau kita melihat selama ini smartphone atau tablet dengan sensor pemindai sidik jari selalu terpisah dari layar,maka Microsoft bakal membuatnya beda.

Ya,nantinya tidak perlu lagi ada bagian sensor sidik jari tambahan,kamu hanya menyentuh layar saja untuk membuka unlock hp ataupun autentifikasi.bagus bukan ?

Sensor sidik jari dilayar akan berkerja dengan gelombang dibawah kaca dan sebuah filter.Dan,Sensor akan bekerja pada layar jenis LCD maupun AMOLED,yang kebanyakan digunakan pada smartphone tablet,hingga laptop.

Meski begitu,belum diketahui kapan akan mulai digunakan.tetapi paten ini sudah dipersiapkan oleh Surface Phone yang dirumorkan akan hadir pada tahun 2017 nanti.

Dan tidak menutup kemungkinan,paten ini juga diterapkan diberbagai tablet bahkan laptop berbasis Windows 10.


Via : Winpoin

Rabu, 14 September 2016

Samsung akan nonaktifikan Galaxy Note 7 Secara Remote apabila tidak segara dikembalikan

Samsung Galaxy Note 7
Meskipun samsung belum resmi meluncur di pasar Indonesia.Smartphone yang satu ini yang anda sudah memilikinya baik dari garansi distributor maupun jika anda mendapatkannya di Luar Negeri,lebih baik anda segera kembalikan smartphone ini ke Samsung Service center.


Samsung sekali lagi memperingatkan jika perangkat tersebut sangat berbahaya ketika diaktifkan dan juga demi keselamatan pengguna.Selain itu,kabar baru beredar lagi pengguna yang belum mengembalikan perangkat ini,Samsung kemungkinan akan mematikan secara remote seluruh unit Galaxy Note 7 yang belum dikembalikan,di mana batas akhir paling lambat 30 September 2016.


Meski kabar tersebut bukan berasal dari Samsung langsung,namun alasan kabar tersebut sepertinya masuk akal,Karena keselamatan para penggunanya juga.Awal mulanya kabar muncul dari salah satu pengguna reddit asal Perancis yang mengatakan Galaxy Note 7 bermasalah akan dinonaktifkan dari jarak jauh oleh Samsung setelah tanggal 30 September 2016.


Pengguna reddit itu juga menyampaikan di mana ia mengklaim jika Samsung telah memberikan informasi kepada seluruh pengguna di negaranya via email mengenai pengantian unit Galaxy Note 7.beberapa pengguna yang berhasil dihubungi bakal mendapatkan kiriman Galaxy Note 7 Dengan tulisan S (Savety) yang dibarengin dengan Samsung Gear VR,dimana aksesoris ini juga dijanjikan selama pre-order,lengkap dengan sebuah paket kiriman pra-bayar yang dapat digunakan untuk mengirimkan kembali Galaxy Note 7 kembali ke Samsung.


Meski samsung membantah informasi yang beredar mengenai menonaktifkan Galaxy Note 7 Jarak jauh (Remote) namun tidak menuntup kemungkinan ke depannya mereka akan melakukan hal itu,karena itu demi keselamatan para pengguna Galaxy Note 7.Semoga kasus yang menimpa Galaxy Note 7 tidak terulang lagi


Via BeritaTeknologi

Kamis, 08 September 2016

(Late Post) Live Streaming dari Asus ‘Zenvolution’ Indonesia


Jika ada dari kalian yang penggemar ASUS yang akan digelar Pada tanggal 7 September 2016 (Saat Galungan Umat Hindu Bali).dan siapa kira-kira Bintang utama kali ini ?.

Zenfone 3 Series



Sepertinya yang bakalan masuk ke pasar Indonesia,mungkin saja keluar baru dari Zenfone ini.
Smartphone Android yang satu ini mengusung design yang bener-bener berbeda dengan keluarga Zenfone yang sebelumnya.Zenfone 3 hadir dengan 3 Varian,yaitu Zenfone 3 Standard,Zenfone 3 Deluxe,Zenfone 3 Ultra.

Transformer Series


Yang pasti kalian menunggu ini,Iya ASUS TRANSFORMER SERIES.Sebuah penganti dari Surface Pro 3 yang tidak masuk ke Indonesia.Transformer Series ini memiliki 3 varian juga.Transformer 3 Pro yang sangat serupa dengan Surface Pro 4 namun lebih terjangkau dan dijual sepaket dengan keyboard.Kedua Transformer 3 yang benar-benar mirip dengan iPad pro,namun kabar baiknya ini dijual sepaket lengkap.yang terakhir adalah Transformer Mini yang merupakan seri termurahnya Transformer 3 Pro (budgetkere),yang mungkin dirasakan atau termasuk saya sendiri adalah cocok untuk kalangan mahasiswa atau kantoran dengan aktivitas padat,tetapi perlu jadi catatan kalau asus transformer sedikit lebih mahal menurut saya selain sayanya kere asalan lain untuk mencoba transformer book ini adalah bagaimana preformance untuk multitasking dan lain-lain.

Zenbook 3

Zenbook 3 sekilas terlihat seperti memiliki design yang mirip dengan MacBook 12-Inch.tetapi ketika melihat dalamnya,sepertinya Zenbook 3 jauh lebih powerful dibandingkan MacBook yang hanya dipersenjatai Intel Core M series. agak sayang memang kalau pun Zenbook 3 memiliki prosesor Intel Core i-series! dan menariknya, bersama dengan Transformer 3 Pro dan Transformer 3, Zenbook 3 mendukung USB Port-C terbaru yang memungkinkan untuk menggunakan tambahan GPU External!

Maaf telat posting mungkin bisa nonton hands-on di youtube :) 

Minggu, 04 September 2016

Intel Gen.7 Kaby Lake


Seperti saya sedikit kaget karena,baru setelah gen.6 dari Proccesor Intel Skylake untuk PC kali ini intel menamai gen 7 mereka menjadi KABY LAKE,tetapi apakah intel hanya mengeluarkan untuk seri khusus mobile.kita akan mengali intel gen 7 jadi langsung kita ulas.



BERHENTINYA SIKLUS TICK-TOCK

Sebelumnya,Intel selalu mengeluarkan produknya dengan skema tick-tock dengan melirisnya kaby lake ini,maka intel resmi melepas siklus tersebut.Sehingga untuk saat ini kaby lake masih menggunakan teknologi 14 nm.

Didesign Untuk perangkat super tipis 

Seperti yang sudah-sudah prosseor intel kaby lake ini dilliris versi mobile,kali ini didesign khusus untuk perangkat super tipis.Dan juga memiliki peningkatan preformance yang bisa dikatakan cukup baik hingga 12% dibandingkan generasi sebelumnya dan konsumsi daya yang lebih sedikit.


Preformance Graphic yang lebih baik

Pada akhrinya intel sadar bawah intel hd graphics mereka sudah ketinggalan (huehuehe),pada Kaby Lake ini,intel ingin fokus untuk meningkatkan kemampuan playback dan editing video berkuliatas 4K (2160p).Selain itu,intel juga menyatakan bahwa prossesor baru ini lebih powerfull untuk gaming,contohnya mampu menjalankan game seperti Overwatch di ultrabook super tipis.


Tidak Mendukung OS Windows 7 & Windows 8/8.1


Sayang sekali sepertinya,karena OS lawas seperti windows 7 atau windows 8.1 seperti tidak mendukung untuk prossesor ini,Hanya windows 10 saja mendapatkan dukungan dari prossesor baru ini nanti saya akan memberikan penjelasan wah kenapa ini kaby lake tidak mendukung OS Win 7 atau Win 8.1 jadi mohon bersabar.

Meskipun begitu bukan berarti hanya bisa menjalankan windows saja kan ?,Tetapi juga bisa menjalankan Linux BSD, dan OS X El Captian Dan Mac OS Sierra pasti berjalan dengan mulus pada 2 OS tersebut.Hanya saja untuk Windows,maka Windows 10 satu-satunya yang bisa berjalan mulus di Intel Kaby Lake.